Djarot : Pembangunan Simpang Susun Semanggi Berkat Ahok

Potret Berita – “Tantangan tersebut langsung dijawab anak muda. Pembangunan ini lebih cepat dua bulan dari yang telah direncanakan,” ujarnya.

Djarot Saiful Hidayat selaku Gubernur DKI Jakarta menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika membuka uji coba Simpang Susun Semanggi pada hari Jumat (28/07/17) malam.

Djarot mengatakan bahwa Simpang Susun Semanggi tidak akan pernah terwujud tanpa keberanian Ahok dalam mengambil keputusan.

Pembangunan jalur sepanjang 1,6 KM ini dimulai dari pembangunannya ketika Ahok masih menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 8 April 2016 yang lalu. Demikianlah yang disampaikan oleh Djarot dihadapan Basuki Hadimuljono selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rini Soemarno selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara, dan Bintang Perbowo selaku Direktur Utama PT Wijaya Karya Bintang Perbowo.

“Kalau saya boleh cerita sedikit, harus diakui bahwa pembangunan Simpang Susun Semanggi adalah berkat keberanian untuk mengambil keputusan dari Pak Basuki Tjahaja Purnama, bukan Pak Basuki Menteri tapi Pak Ahok, keberanian beliau dalam mengambil keputusan,” kata Djarot.

Keputusan yang dimaksudkan adalah menetapan Wijaya Karya selaku kontraktor dengan komitmen menyelesaikan Simpang Susun Semanggi dalam kurun waktu 1.5 tahun.

“Tantangan tersebut langsung dijawab anak muda. Pembangunan ini lebih cepat dua bulan dari yang telah direncanakan,” ujarnya.

Pada tahun 2016, Ahok mewajibkan PT Mitra Panca Persada untuk membangun fasilitas umum sebagai kompensasi terhadap pelampauan nilai koefisien lantai bangunan. Kontrak pembangunan sebagai bagian dari kompensasi ini pun berada dibawah tanggung jawab Saefullah selaku Sekretaris Daerah DKI Jakarta.

“Tapi tentu saja bukan hanya Pak Ahok yang punya keberanian, termasuk Pak Sekda untuk menandatangi kontrak dengan PT MPP agar benar-benar mampu kedepannya mengurai kemacetan di bawah sini,” tutupnya.

Potret Berita